KH Zainuddin MZ

From Wiki Aswaja NU
Share/Save/Bookmark
Jump to: navigation, search

Nama Lengkap: KH Zainuddin Muhammad Zein (M.Z.) Tanggal Lahir :2 Maret 1951 Tempat Lahir: Jakarta, Indonesia Wafat: 5 Juli 2011 Agama: Islam Pendidikan : S1 IAIN Syarif Hidayatullah, Dr Hc Universitas Kebangsaan Malaysia Ayah:Turmudzi Ibu:Zainabun Istri :Hj Kholilah Anak :1. Fikri Haikal M.Z. 2. Lutfi M.Z. 3. Kiki M.Z. 4. Zaki M.Z.


Sumber: http://gudang-biografi.blogspot.com


==

Zainuddin Muhammad Zein atau biasa dikenal sebagai KH Zainuddin MZ (lahir di Jakarta, 2 Maret 1951 – meninggal di Jakarta, 5 Juli 2011 pada umur 60 tahun) adalah seorang pemuka agama Islam di Indonesia yang populer melalui ceramah-ceramahnya di televisi. Julukannya adalah “Da’i Sejuta Umat” karena da’wahnya yang dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Ia pernah menjabat sebagai ketua umum Partai Bintang Reformasi, kemudian digantikan oleh Bursah Zarnubi.

Seiring pergantian tersebut, terjadilan friksi di dalam partai. Zainuddin yang pernah aktif di Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kemudian dikabarkan kembali ke Partai berlambang Ka’bah itu atas tawaran Surya Dharma Ali, Ketua Umum PPP. K.H. Zainuddin M.Z. menempuh pendidikan tinggi di IAIN Sarif Hidayatullah dan berhasil mendapatkan gelar doktor honoris causa dari Universitas Kebangsaan Malaysia. Masa Kecil


Zainuddin merupakan anak tunggal buah cinta pasangan Turmudzi dan Zainabun dari keluarga Betawi asli. Sejak kecil memang sudah nampak mahir berpidato. Udin -nama panggilan keluarganya- suka naik ke atas meja untuk berpidato di depan tamu yang berkunjung ke rumah kakeknya. ‘Kenakalan’ berpidatonya itu tersalurkan ketika mulai masuk Madrasah Tsanawiyah hingga tamat Aliyah di Darul Ma’arif, Jakarta. Di sekolah ini ia belajar pidato dalam forum Ta’limul Muhadharah (belajar berpidato). Kebiasaannya membanyol dan mendongeng terus berkembang. Setiap kali tampil, ia memukau teman-temannya. Kemampuannya itu terus terasah, berbarengan permintaan ceramah yang terus mengalir. Karier

Karena ceramahnya sering dihadiri puluhan ribu ummat, maka tak salah kalau pers menjulukinya ‘Da’i Sejuta Umat’. Suami Hj. Kholilah ini semakin dikenal masyarakat ketika ceramahnya mulai memasuki dunia rekaman. Kasetnya beredar bukan saja di seluruh pelosok Nusantara, tapi juga ke beberapa negara Asia.

Kepiawaian ceramahnya sempat mengantarkan Zainuddin ke dunia politik. Pada tahun 1977-1982 ia bergabung dengan partai berlambang Ka’bah (PPP) setelah sebelumnya menjadi pengurus aktif sebagai anggota dewan penasihat DPW DKI Jakarta. Keterlibatannya dalam kegiatan partai tidak bisa dilepaskan dari guru ngaji beliau yaitu KH Idham Chalid yang pernah jadi ketua umum PB NU itu salah seorang deklarator PPP. Kiprah beliau juga mengembangkan beberapa partai lain dalam rangka dakwah Islam melalui jalur politik.


Pendidikan S1 IAIN Syarif Hidayatullah Dr Hc Universitas Kebangsaan Malaysia